|
 Menghadapi Pilkada Walikota Bogor Tahun 2008 DPC PKB Kota Bogor sudah melakukan langkah-langkah yang sistematis. Hiruk pikuk partai tampak hidup sekali, hal ini ditandai dengan aktifitas kantor DPC PKB Kota Bogor yang terletak di Jl Raya Gunung Batu Loji No. 10 A yang selalu ramai siang malam. "Ya.. selain aktifitas rutin partai, kantor ini juga dijadikan ajang silaturahim anggota", jadi hampir setiap hari banyak kader yang datang kesini" , kata Doni Hudoyo, SH yang dalam kepengurusan PKB menjabat sebagai wakil ketua.
Untuk menghadapi, pilkada kota bogor 2008 ini DPC PKB Kota Bogor telah malakukan langkah-langkah konsolidasi, baik inertenal maupun eksternal. Secara internal PKB Kota Bogor sekarang telah merampungkan pembentukan pengurus ranting pada enam kecamatan. Selain itu, badan-badan otonom telah terbentuk dan aktif melakukan kegiatan seperti GARDA Bangsa, PPKB, MASURA (Majelis Silaturahim Ulama Rakyat), dan Lembaga Pemenangan Pemilu. "Ini jadi modal PKB untuk menghadapi Pilkada Kota Bogor 2008 dan Pemilu 2009", imbuh Ketua DPC PKB Kota Bogor Ir Heri Firdaus yang ditemui disela-sela kesibukannya sebagai konsultan. Disinggung calon walikota atau walikota, Ir Heri Firdaus menjelaskan "Berdasarkan aspirasi, PKB Kota Bogor akan mendorong kader terbaik NU untuk tampil, baik sebagai wali kota atau wakil walikota". Tapi wacana yang berkembang kader NU yang akan didorong untuk tampil adalah antara lain, (1) KH Mustofa AbN (pengasuh YIC Al Ghozaly), (2) Ir Ismatul Hakim, M.Sc (Mantan Ketua PCNU dan PP LP2NU), (3) Erick Suganda, MBA (tokoh muda NU) dan (4) Dr Ir Aji Hermawan (Dosen Pascasarjana IPB). Dari keempat nama itu kebanyakan diplot untuk sebagai Wakil Walikota. Untuk calon walikota, aspirasi yang berkembang adalah Walikota Incumbent, H. Diani Budiarto. Namun demikian, keputusan atau penetapan calon walikota dan wakil walikota akan ditetapkan setelah dilaksanakan Muskit (Musyawaran Kebangkitan) yang akan dilaksanakan pada akhir Mei atau awal bulan juni ini.
|