BOGOR - Sepak terjang Saeful Rohman (38) berakhir di Rumah Sakit Karya Bhakti Kota Bogor. Kemarin, Satpam RS tersebut menangkap pencuri spesialis di rumah sakit ini. Rohman mengakui sudah lama menjalani aksi jahat ini mulai dari RS Syamsudin, SH (Bunut) Sukabumi, RS Ciawi, RSU PMI Bogor, RS Marzuki Mahdi, dan RS Karya Bakti.
“Sumpah pak, saya baru dua bulan mencuri dan bukan sindikat,” kata Rohman, kepada Radar Bogor, kemarin.
Menurutnya, modus operandinya yakni berpura-pura mencari saudaranya yang mendapat perawatan di RS. Ia pun memanfaatkan kelengahan pasien, maupun penunggu RS yang sibuk mengurusi pasien. Adapun barang yang diambilnya, selain dompet yang ada di meja pasien, ia kerap mengambil ponsel milik pasien.
“Sasarannya sih pasien yang tak ada penunggunya. Biasanya kalau lagi tidur saya bisa leluasa mengambilnya,” tambah seraya mengatakan hasil uang curian ini untuk berfoya-foya dan mabuk-mabukkan.
Sementara, Koordinator Security RSKB, Ateng Tajudin mengatakan pihaknya menangkap Rohman setelah mendengar laporan dari pegawai rumah sakit. Tersangka pagi itu masuk ke ruang Yasmin 1, yang merupakan ruang anak-anak. Saat itulah kecurigaan muncul, saat tersangka masuk dengan cara mengendap-ngendap.
“Waktu kita periksa. Ternyata didompetnya banyak sekali kartu ATM milik orang lain, termasuk kartu Askes milik beberapa pasien. Dia mengakui perbuatannya setelah kami mengintograsinya,” tutur Ateng.
Sedangkan Kapolsek Bogor Barat AKP Maksum, membenarkan penangkapan pencuri spesialis RS ini berkat kesigapan pihak security rumah sakit. Namun begitu, tersangka saat itu langsung dijemput Polsek Cikole Sukabumi. “ Kami hanya mengamankan saja. Adapun yang menangani masalah Rohman Polsek Cikole, karena unsur pencuriannya berawal di Sukabumi,” terangnya (rev)
Source: Radar Bogor