CIBINONG - Tak ingin insiden saat proses lelang proyek APBD Dinas Bina Marga Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor, di sanggar kegiatan belajar (SKB) Karadenan Kecamatan Cibinong, Kamis (24/7) terulang, panitia lelang memperketat pengamanan dengan menambah personil.
Dalam lanjutan lelang yang dilaksanakan Senin (28/7) kemarin, panitia melelangkan 53 paket proyek. Meskipun suasana lelang kondusif, namun sempat terjadi insiden setelah beberapa orang tak dikenal mencoba menghalang-halangi pengusaha asal luar Kabupaten Bogor. Beruntung, hal itu bisa dikendalikan oleh petugas keamanan.
"Hari ini (kemarin, red) ada 5
3 paket, tapi paket-paket kecil yang nilainya di bawah Rp 1 Miliar," kata ketua panitia Lili Sulaeman kepada Radar Bogor.
Ia menambahkan, proses penawaran dari total paket lelang proyek itu dilaksanakan sejak Kamis (24/7) pekan lalu dan berakhir Jumat (1/8) ini. Setiap harinya, sekitar 50 paket yang dilelangkan.
"Agustus ini, diharapkan surat perintah kerja (SPK)-nya sudah turun dan pembangunan segera dimulai," tegas Lilik yang diamini tiga panitia lainnya, yakni Andri Wastianto dan Budiman di aula SKB Karadenan.
Ketika ditanya mengenai insiden yang terjadi pada Kamis (24/7) lalu, Lili menegaskan bahwa pihaknya hanya melaksanakan tugas pelelangan saja. Ia berkilah panitia tak pernah menolak penawaran dari siapa pu.
"Yang memasukan penawaran kan mereka yang sudah mendaftar sebelumnya dan telah mendapat undangan dari kita," tandasnya.
Makanya ketika ada insiden, Lili dan para panitia lainnya meminta dinas agar memperketat pengamanannya. Karena, jika kerusuhan sampai ke kawasan pelelangan, hal itu bisa berbahaya.
"Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, ruangan ini terpaksa disetrilkan dan dijaga ketat Pol PP," tambahnya. (sal)
Source : Radar Bogor